Huh, hari ini… 
Mataku terpandang pada jingganya sinar2 itu di sore hari. Dengan sepeda motor, ku pulang sekolah sambil berkeliling kota. Melepas napas kelelahan, dimana kerja keras yg menyambut masa depan (*sok rajin*).
Minggu ini jadwalku terasa padat. Walau les2 itu sudah menanti liburnya. Tenggang waktu kukejar karena temanku membutuhkan bantuanku dalam tugasnya. Hari2 yg tak seperti hari2 lainnya, hari yg tiba2 hampa. Dalam ingatanku selalu hanya si“dia” yg terbayang. Bodohnya aku ketika ku menabrak abang becak. Mengapa aku bisa termenung di jalan yg menyedihkan ini? Siapakah “dia”, “dia” bukan apa2 di benakku sekarang (*perhatian : ”dia” bukan tukang becak yg dimaksudkan, tapi dia adalah seseorang.*)
Kata2 bukan sembarang kata untuk kuucapkan sekarang. Andai saja kumembaca puisi itu sekarang, takkan hilang bosan yg menyelimutiku.
Mengingat aku akan menjalankan tugas yg berat di kelas 2 nanti. Mengemban beban untuk nama sekolah, “Olimpiade Komputer”. Ku berdoa pada Allah agar aku bisa merabai bahwa susahnya belajar C++. Tidak ada yg mendukungku sekarang. Semua harus kulakukan sendiri. Belajar tanpa guru. Ohhh, merananya aku (*macem sekuntum bunga yg layu, mati aja kale*). Aku minta dukungannya pada mas2, ohm2, en kawan2 semesat alam, suerious . Plis
.
Untuk sementara ini aku harus melepaskan aktifnya bloggingku ini. Aku harus belajar sungguh2 tuk menghadapi ujian akhir semester nanti. Agar “cita itu” bisa kucapai. Maka dari ini saia minta maaf jika ada request ato apa sgala macem, terlambat direspon. Ok. Sampai “The Last Destination of D’ Day”.
Transmission Complete_ _ _ Now turn back to FSBlog!!!











*THH*

0 Tanggapan ke “2morrow Never Lies (The Un-Understandable)”
Tinggalkan Balasan